Pasien Gagal Operasi, RS Datubinangkang Lolak Dituding Tak Profesional

Suasana di RSUD Datu Binangkang Lolak (ist)

LOLAK, detikgo.com – Keluhan keras disampaikan seorang warga melalui media sosial terkait pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datubinangkang, Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow. Pasalnya, operasi yang sudah dijadwalkan justru batal karena alasan tak tersedianya obat bius.

Dalam unggahan Facebook atas nama Rima Ribka Rauan, dirinya menceritakan kronologi peristiwa yang menimpa salah satu pasien. Menurutnya, sejak tanggal 9 September pasien sudah menerima pengantar untuk persiapan operasi yang dijadwalkan pada 23 September.

Bacaan Lainnya
Unggahan Facebook atas nama Rima Ribka Rauan

“Mulai hari Minggu sampai Selasa, semua persiapan sudah dilakukan. Bahkan pagi-pagi dokter sudah suruh mandi. Tapi tiba-tiba dokter lain masuk dan bilang kalau obat bius tidak ada di RS ini. Astaga, ada apa dengan RS seperti ini?” tulis Rima dalam postingannya, Selasa (23/9/2025).

Kejadian tersebut sontak menimbulkan tanda tanya besar mengenai kualitas layanan dan manajemen rumah sakit pemerintah. Pasalnya, pasien dan keluarga merasa dipermainkan setelah menunggu sekian lama dan sudah menyiapkan segala sesuatu untuk operasi.

Rima pun menyoroti kinerja pihak rumah sakit yang dinilai tidak bertanggung jawab. Ia mempertanyakan peran pemerintah daerah hingga pusat dalam mengawasi fasilitas kesehatan yang menjadi andalan masyarakat Bolmong.

“Bagaimana ini pemerintah pusat sampai daerah? Kenapa RS bisa jadi begini? Rumah sakit yang tidak bertanggung jawab,” kritiknya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Datubinangkang Lolak belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan ketiadaan obat bius yang menyebabkan operasi batal dilakukan.

Kasus ini menambah daftar keluhan masyarakat atas pelayanan kesehatan di daerah. Publik kini menunggu respons cepat dari manajemen RSUD maupun Dinas Kesehatan untuk memberikan penjelasan sekaligus solusi agar insiden serupa tidak kembali terjadi.(Steven)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *