Sekda Lynda Watania Hadiri Rakor Nasional Pengendalian Inflasi Dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah Secara Virtual

TONDANO (DETIKGO.COM)–  Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah, yang digelar secara virtual dari Ruang Command Center, Kantor Bupati Minahasa, Selasa (22/7).

Rakor yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, ini menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menekan laju inflasi serta mempercepat realisasi program perumahan nasional.

Bacaan Lainnya
Jajaran Kepala OPD Dan Pegawai Pemkab Minahasa Saat mengikuti Rakor Nasional Di Pimpin Kemendagri Di Kantor Bupati Minahasa secara Virtual. (Doc Foto : Ist)

Dalam arahannya, Mendagri Tito menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan agenda prioritas yang harus dijalankan secara terpadu, terutama menjelang akhir tahun yang rawan gejolak harga kebutuhan pokok. Selain itu, ia juga mendorong peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung target pembangunan 3 juta unit rumah, guna menjawab kebutuhan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Inflasi dan ketersediaan hunian adalah dua aspek krusial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Perlu kolaborasi erat antara semua level pemerintahan,” tegas Tito.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Minahasa Dr. Lynda Watania menyatakan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam mengimplementasikan kebijakan nasional terkait pengendalian inflasi serta program strategis pembangunan perumahan.

“Pemkab Minahasa siap berkolaborasi lintas sektor demi mendukung arah kebijakan nasional. Ini penting agar intervensi yang dilakukan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat secara nyata dan berkelanjutan,” ujar Watania.

Turut hadir mendampingi Sekda dalam kegiatan tersebut, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Minahasa, yang ikut mencermati seluruh arahan dan strategi sebagai dasar penyusunan langkah-langkah implementasi di tingkat daerah.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *