SANGIHE, detikgo.com – Pasca menyelesaikan tugas yang dipercayakan rakyat sebagai Bupati Kepulauan Sangihe 2017 – 2022, sekarang beliau aktif memberi diri melayani jemaat dalam lingkup pelayanan Gereja Masehi Injili Sangihe-Talaud (GMIST), dalam Kapasitasnya sebagai Ketua Pelka Pria Sinode GMIST Jabes Ezar Gaghana, SE.ME, melayani jemaat GMIST Siloam Sengsong, Minggu (26/06/2022).
Bertindak sebagai khadim dalam Ibadah Minggu ke IV dan Pembancaan Alkitab diambil dari kitab Ulangan 21 : 1-5 dengan judul perikop pembacaan Alkitab adalah “Cara Mengadakan Perdamaian Karena Pembunuhan Oleh Seorang Yang Tak Dikenal”.
Dalam khotbahnya Jabes mengatakan, “Dalam kitab Ulangan ini, adalah kitab yang mencatat tentang ajaran dan didikan, khotbah dari nabi Musa dalam mengakhiri masa kepemimpinannya, serta dalam menyiapkan generasi untuk memasuki tanah Kana’an. Dalam masa kepemimpinan Musa selama 40 tahun telahproses re-generasi untuk kehadiran suatu bangsa Israel, memasuki tanah Kana’an karena Musa sendiri tidak dapat menginjakan kakinya ditanah perjajnjian Kana’an. Dalam kitab Ulangan ini bagaimana merefleksikan proses perjalanan panjang bangsa Israel sejak keluar dari tanah Mesir, melewati tantangan dan hambatan dalam menyiapkan generasi baru untuk suatu bangsa yang memahami bahwa ada pertolongan Tuhan didalam perjalanan panjang memasuki tanah perjanjian itu. Dikaitkan didalam perjalanan pelayanan gereja, bagaimana kita mempersiapkan generasi-generasi didalam melayani Tuhan, diawali dari sekolah minggu, remaja, pemuda, agar supaya kesinambungan pekerjaan Tuhan tetap terjaga, peletakan dasar inilah merupakan kekuatan konstruksi pelayanan gereja”, kata Jabes.
“Makna yang terkandung didalam pembacaan kita tadi yaitu bagaimana kita menghargai nyawa kita untuk hidup dalam perdamaian, saling peduli dan menghargai, dimasa sekarang banyak terjadi pembunuhan-pembunuhan karakter seseorang dengan melontarkan kata-kata jahat, fitnah, makian, menjatuhkan satu dengan yang lain untuk kepentingan pribadinya. Mari kita meletakan dasar Kasih didalam hidup berjemaat, bermasyarakat, agar menjadikan kehidupan kita berarti dihadapan Tuhan. Jadikan pribadi-pribadi kita untuk mengasihi, menghargai, satu dengan yang lainnya, mari kita letakan dasar ini menjadi fondasi dalam sebuah konstruksi Iman Kristiani kita, Amin”, Jabes mengakhiri khotbahnya.
Setelah ibadah Jabes Ezar Gaghana didampingi ibu Ririswati, dan beberapa Jemaat secara gotong-royong memberikan bantuan untuk pembangunan Pastori. Di sela-sela jamuan kasih terjadi obrolan dengan beberapa jemaat, Jabes terus berpesan untuk sepenuhnya membantu dan mendukung Pj. Bupati Kepulauan Sangihe dr. Rinny Tamuntuan, dalam menyelesaikan tugas dan program pemerintah, hentikan segala bentuk perbedaan, mari kita bergandengan tangan bersatu untuk sebuah tujuan Sangihe menjadi lebih baik”, pesan tulus Jabes Ezar Gaghana.(BENSA).





