MINAHASA (detikgo.com)— Pemerintah Kabupaten Minahasa mulai membuka ruang kerja sama lebih luas dengan Jepang, khususnya dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan dan perawatan masyarakat lanjut usia.
Langkah tersebut mengemuka saat Bupati Kab Minahasa Dr Robby Dondokambey SSi, MAP, menerima kunjungan delegasi Kota Sendai, Jepang, di ruang kerja Bupati, Kemarin, Kemarin, Senin (24/8/2026).

Bupati Robby Dondokambey didampingi Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang SS, MAP dan Sekretaris Daerah Minahasa Dr Lynda D Watania, MM, M,Si. Pertemuan itu turut melibatkan jajaran DPRD Kab Minahasa serta perangkat daerah yang berkaitan langsung dengan sektor kesehatan, sosial dan pelayanan rumah sakit.
Delegasi Sendai yang hadir antara lain Anggota Dewan Kota Sendai Abiko Masahiro, Kepala Departemen Perawatan Lansia dan Kesehatan Kota Sendai Shiraiwa Yasufumi, serta Sekretaris Departemen Perawatan Lansia dan Kesehatan Kota Sendai Konno Seima.

Turut hadir CEO Sakura Business Cooperative Kamada Atsushi, Kamada Ryoko dan Kamada Shinobu dari Sakura Fukushikai Japan, Sato Masashi, serta Akira Toda dari Tsunagu Japan Indonesia.
Pengalaman Jepang Jadi Rujukan
Pertemuan tersebut menjadi ruang penjajakan kerja sama antara Kab Minahasa dan pihak Jepang, terutama menyangkut pelayanan kesehatan, perawatan lansia, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja pada bidang terkait.

Dalam pembahasan, kedua pihak bertukar informasi dan pengalaman mengenai sistem pelayanan kesehatan dan sosial serta pengelolaan sumber daya manusia.
Bagi Kabupaten Minahasa, pengalaman Jepang dalam menangani kebutuhan masyarakat lanjut usia dinilai relevan untuk menjadi bahan pembelajaran dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan dan sosial di daerah.
Bupati Robby Dondokambey menyambut baik kedatangan delegasi Sendai. Ia menilai hubungan dengan pihak Jepang dapat menjadi peluang strategis apabila dikembangkan secara berkelanjutan dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah.

“Kerja sama dan pertukaran pengalaman menjadi hal yang sangat penting. Kita dapat saling belajar, terutama dalam pengelolaan pelayanan kesehatan, perawatan lansia dan pengembangan sumber daya manusia,” demikian semangat yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.
Tak Sekadar Kunjungan
Wakil Bupati Vanda Sarundajang juga memberikan perhatian khusus terhadap peluang kerja sama pada sektor pelayanan lanjut usia.
Menurutnya, pengalaman Jepang dalam menangani populasi lansia dapat menjadi referensi bagi Minahasa dalam mempersiapkan pelayanan sosial dan kesehatan yang semakin adaptif terhadap perubahan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Lynda Watania bersama jajaran perangkat daerah terkait turut mendukung pembahasan tersebut.
Kehadiran Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan RSUD Tondano dalam pertemuan menjadi bagian dari penjajakan kerja sama yang diarahkan pada sektor-sektor yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Dari unsur legislatif, hadir Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Franky Wolayan SE bersama para anggota DPRD Minahasa. Turut hadir pula Ketua dan jajaran Tim LPK Tsunagu Japan Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap komunikasi yang terbangun bersama delegasi Sendai dapat berkembang menjadi hubungan kelembagaan dan kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kunjungan tersebut pun tidak hanya ditempatkan sebagai agenda silaturahmi, tetapi menjadi momentum untuk membuka dialog lebih jauh mengenai penguatan pelayanan kesehatan, perawatan lansia dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

“Dengan semangat membangun jejaring kerja sama yang lebih luas, Pemerintah Kabupaten Minahasa berkomitmen memanfaatkan setiap peluang kolaborasi untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Robby Dondokambey. (MGP)





