Kominfo Sangihe Bergerak Cepat Jaga Stabilitas Jaringan Fiber Optik Nasional

SANGIHE, detikgo.com — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas jaringan telekomunikasi daerah melalui pengawasan langsung terhadap infrastruktur strategis nasional. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, SH, melakukan inspeksi lapangan ke Terminal Station jaringan backbone serat optik Palapa Ring Paket Tengah yang berada di Kelurahan Pananekeng, Kecamatan Tahuna Barat, Rabu (29/04/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan bersama Sekretaris Dinas Kominfo dan jajaran teknis sebagai langkah evaluasi terhadap keberadaan fasilitas vital yang menjadi penopang utama konektivitas digital di wilayah perbatasan.

Bacaan Lainnya

Dalam peninjauan itu, rombongan berkoordinasi dengan petugas pengelola Terminal Station guna memperoleh informasi terkini terkait kondisi operasional jaringan, termasuk perkembangan rencana pemulihan kabel fiber optik bawah laut yang mengalami gangguan.

Ronald Lumiu menegaskan bahwa keberadaan Terminal Station memiliki peran penting dalam mendukung layanan komunikasi, internet, dan akses informasi masyarakat Sangihe, sehingga pengawasan terhadap kondisi fasilitas harus dilakukan secara berkala.

Selain memeriksa sistem jaringan, perhatian juga difokuskan pada kondisi geografis sekitar lokasi, terutama ancaman abrasi pantai yang berpotensi membahayakan bangunan dan infrastruktur pendukung.

Kadis Kominfo Kabupaten Sangihe, Ronald Lumiu, SH, meninjau Terminal Station jaringan backbone serat optik Palapa Ring Paket Tengah di Pananekeng – Tahuna Barat

“Keamanan fasilitas ini harus menjadi perhatian bersama. Dari hasil koordinasi dengan pihak pengelola, diperlukan langkah preventif untuk mengantisipasi ancaman abrasi yang dapat berdampak serius terhadap keberlangsungan layanan,” ujar Lumiu.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Sangihe melalui Dinas Kominfo berencana mendorong usulan pembangunan perlindungan pantai berupa talud penahan ombak kepada pemerintah pusat melalui instansi teknis terkait.

Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya jangka panjang dalam melindungi aset telekomunikasi nasional yang berada di wilayah Kepulauan Sangihe.

Sementara itu, terkait perbaikan kabel bawah laut, pemerintah daerah masih menunggu pembaruan resmi dari pihak PT Len dan BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital mengenai progres pekerjaan teknis.

Dengan pengawasan intensif dan koordinasi lintas sektor, Pemkab Sangihe berharap infrastruktur telekomunikasi di daerah tetap terjaga optimal guna menunjang pelayanan publik, aktivitas ekonomi, serta konektivitas masyarakat di kawasan perbatasan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *