SANGIHE, detikgo.com – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh para pendekar muda dari Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Pengprov IPSI Sulawesi Utara dan Piala Gubernur Sulut 2025. Kejuaraan yang berlangsung selama empat hari, mulai 30 April hingga 3 Mei 2025 di Hall B KONI Manado, mempertemukan ratusan atlet dari berbagai kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara, yang bersaing memperebutkan gelar juara dalam berbagai kategori.
Kontingen IPSI Kabupaten Kepulauan Sangihe tampil luar biasa dengan meraih total 30 medali, terdiri dari 16 medali emas, 7 medali perak, dan 7 medali perunggu, sekaligus menunjukkan dominasi dan kekuatan atlet-atletnya di ajang tersebut.

Perolehan Medali Berdasarkan Perguruan:
SMI Spensa (SMP Negeri 1 Tahuna)
š„ 6 Emas
š„ 2 Perak
š„ 1 Perunggu
Ular Sakti
š„ 1 Emas
š„ 1 Perunggu
Perisai Diri Tabut
š„ 2 Perunggu
SMI Manente
š„ 9 Emas
š„ 5 Perak
š„ 3 Perunggu
Aprikonus Loris saat dihubungi oleh media detikgo.com menyampaikan bahwa capaian ini menjadi salah satu yang terbaik yang pernah diraih IPSI Sangihe di level provinsi, sebagai Ketua IPSI Kabupaten Kepulauan Sangihe, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para atlet, pelatih, orang tua, serta seluruh tim pendukung yang telah bekerja keras mempersiapkan diri menghadapi kompetisi ini.
āKami bangga atas semangat juang, sportivitas, dan dedikasi luar biasa yang ditunjukkan para atlet. Perolehan 30 medali adalah bukti bahwa pencak silat Sangihe terus berkembang dan memiliki masa depan yang cerah,ā ujar dr. Aprikonus Loris, kepada media detikgo.com, Senin (05/05/2025).
Beliau menambahkan bahwa prestasi ini tidak datang dengan mudah, melainkan melalui proses latihan panjang, pengorbanan waktu, dan semangat untuk mengangkat nama daerah di kancah yang lebih luas.
āIni bukan hanya tentang jumlah medali, tetapi tentang bagaimana para atlet kita belajar berjuang, membentuk karakter, dan menjadi duta budaya serta olahraga daerah. Kami berharap para atlet tidak berpuas diri dan menjadikan momentum ini sebagai awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,ā tambahnya.
dr. Aprikonus Loris mengungkapkan komitmen IPSI Sangihe untuk terus melakukan pembinaan berkelanjutan, meningkatkan kualitas pelatihan, dan memperluas partisipasi generasi muda dalam olahraga pencak silat.
āKami akan terus memperkuat sinergi antara sekolah, perguruan, dan pemerintah daerah agar pencak silat bisa menjadi bagian dari sistem pendidikan karakter. Harapan kami, Sangihe bisa melahirkan atlet-atlet nasional bahkan internasional yang tidak hanya berprestasi, tapi juga menjunjung tinggi nilai budaya dan etika.āungkap Loris.
Dengan pencapaian luar biasa ini, IPSI Sangihe semakin memantapkan langkahnya sebagai salah satu kekuatan utama pencak silat di Provinsi Sulawesi Utara dan membuka jalan menuju prestasi di tingkat nasional.
Kejuaraan tahun ini berlangsung meriah dan penuh semangat kompetitif. Suporter dari berbagai daerah turut memberikan dukungan langsung, menciptakan atmosfer penuh semangat di arena pertandingan. Selain sebagai ajang pembuktian kemampuan, event ini juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antar pesilat se-Sulut.
(BENSA)





