Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Sula Salurkan Bantuan Kepada Kelompok Usaha Bersama

SULA, detikgo.com – Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kepulauan Sula terus komitmen untuk mencapai misi sula bahagia buktinya telah menyalurkan sejumlah bantuan kepada kelompok masyarakat yakni Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Penerimaan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Tahun 2022.

Kepala Dinas Sosial Sula, Hj. Umikalsum Suryansya mengatakan, bahwa dirinya bersama sataf dinas sosial membagikan bantuan tersebut itu, berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Sosial Sula nomor: 814/01/KPTS/DS-KS/IX/2022.

“Berdasarkan surat keputusan tersebut tentang penetapan penerimaan bantuan usaha bersama (KUBE) yang terdiri dari kelompok usaha karya makmur bersama desa mangon, kelompok usaha baru desa fogi dan kelompok usaha madina desa wailau, kecamatan sanana, serta kelompok usaha bersama desa wailab, kecamatan mangoli selatan, bantuan usaha ekonomi produktif tahun 2022,” ujarnya kepada sejumlah wartawan, Rabu (09/11/2022) tadi.

Menurut, mantan kadis KB tersebut menyampaikan bahwa penyerahan bantuan itu sesuai dengan berita acara serah terima barang bantuan kelompok usaha bersama (KUBE) dengan Nomor: 460/DS-KS/XI/2022, yang menyatakan bahwa pihak pertama telah menyerahkan bantuan kepada kelompok usaha bersama ke pihak kedua.

“Barang yang diserahkan yakni, gargaji listrik, kompresor, mesin jingsaw listrik, mesin profil listrik, dan salang kompresor, serta skap listrik, barang ini yang diserahkan ke masing-masing kelompok.

Ia juga mewakili Pemkab Sula menghimbau kepada penerima bantuan kelompok kube agar dapat di manfaatkan bantuan tersebut, sebaik mungkin dan terus meningkat kelompok usaha kube di desanya.

Jika kalu usaha bersama ini dapat berjalan dengan lancar maka kalian semua pasti sukses, jadi harus tingkatkan kreativitas dan inovasi dari desa menuju sula bahagia.

“Alhamdulillah semua kelompok di Sula dan Mangoli sudah terbagi habis, semoga bantuan kelompok kube tersebut dapat membantu sekaligus meningkatkan kreatifitas masyarakat serta pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19 baik di desa maupun perkotaan,” mengakhiri pembicaraan. (Ik).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *