Fokus Turunkan Stunting, Wakil Bupati Sangihe Buka Rapat Pengendalian KKBPK 2025

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari bawakan sambutan (ist)

TAHUNA, detikgo.com — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus memperkuat komitmen dalam pengendalian penduduk, peningkatan kualitas keluarga, dan percepatan penurunan stunting. Komitmen ini kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Rapat Pengendalian Program KKBPK Tahun 2025 yang secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, bertempat di Ballroom Tahuna Beach Hotel. Kamis (04/12/2025).

Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran PLKB, kader KB, dan tenaga lapangan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendampingi masyarakat. Ia menekankan bahwa tantangan pembangunan keluarga dan pengendalian penduduk membutuhkan ketekunan, ketelitian data, serta komitmen pelayanan yang berkelanjutan.

Bacaan Lainnya
Suasana Rapat Pengendalian Program KKBPK Tahun 2025 (ist)

“Peran PLKB dan kader KB sangat penting. Mereka bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga penggerak perubahan perilaku keluarga di lapangan—mulai dari pengendalian penduduk, edukasi kesehatan reproduksi, hingga percepatan penurunan stunting,” ujar Wakil Bupati.

Beliau juga menyoroti pentingnya penyusunan Grand Design di setiap perangkat daerah sebagai dokumen perencanaan teknis yang mampu memperkuat integrasi program lintas sektor. Dokumen tersebut, menurutnya, harus disusun secara komprehensif dan operasional sehingga dapat menjadi dasar penetapan indikator kinerja, target tahunan, serta arah pembiayaan baik dari APBD, DAK, maupun sumber pendanaan lainnya.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe,
Tendris Bulahari foto bersama peserta Rapat Pengendalian Program KKBPK Tahun 2025 (ist)

Lebih jauh, Wakil Bupati meminta agar rapat pengendalian ini dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi menyeluruh terhadap seluruh capaian dan kendala di lapangan. Setiap wilayah diminta menyampaikan kondisi secara objektif sehingga solusi dan rekomendasi yang dirumuskan benar-benar aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kita membutuhkan konsolidasi yang kuat, target yang lebih tajam, serta strategi kerja yang selaras dengan visi Sangihe Sejahtera dan Berbudaya. Rekomendasi yang lahir dari forum ini harus mampu mempercepat peningkatan kualitas keluarga dan penurunan angka stunting,” tegasnya.

Rapat Pengendalian Program KKBPK ini menjadi momen penting untuk memperkuat komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, sekaligus memastikan agar program pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga terus berjalan efektif dan tepat sasaran di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.(*/BENSA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *