JAKARTA (detikgo.com)- Setelah 10 Tahun berupaya untuk penyatuan kembali, dua organisasi Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK), Akhirnya, KKK telah sepakat untuk menyatu kembali, dalam rapat bersama yang dihadiri Irjen Pol (Purn) Dr Ronny F Sompie SH, MH, dan Angelica Tengker, juga dihadiri para Tonaas Kawanua, ada Mantan menteri yang juga mantan ketua Komisi 1 DPR RI Theo Sambuaga, dan Irjen Pol (Purn) Dr Benny Mamoto dalam rapat bersama, yang dilaksanakan pekan kemarin di jakarta, jumat, 26/08/2022.

Hal tersebut disampaikam oleh Ronny F Sompie, Puji syukur kepada Tuhan Yesus, yang telah memberikan berkat hikmat, kepada para Tonaas kawanua yang hadir bersama, dalam rapat kemarin, yang berlangsung pukul 15.00 wib – 20.00 wib dan telah sepakat menyatu bersama, Katanya saat dihubungi redaksi, Senin,29/08/2022.

Tujuan Rapat tersebut, untuk bisa menetapkan penyatuan dua organisasi DPP KKK, tanpa melalui jalur hukum dan kita kembalikan budaya Orang Minahasa dalam menyelesaikan perbedaan, lewat musyawarah adat, Ujar Sompie.
Pemikiran yang diarahkan oleh mantan Menteri dan Ketua Komisi 1 DPR RI, Drs Theo Sambuaga, bahwa aturan hukum yang masuk dalam AD dan ART, bisa dirobah dengan kebijakan. Oleh karena itu, penyelesaian secara budaya Minahasa, menjadi pilihan solutif saat itu, untuk mempersatukan kembali DPP KKK, sekaligus menunjuk Angelica Tengker sebagai Ketua Umum DPP KKK dan Ronny F. Sompie sebagai Ketua Dewan Pembina KKK dan juga melaksanakan tugas sebagai Formatur dalam penyusunan pengurus DPP KKK, dan AD + ART DPP KKK hasil penyatuan.
Lebih jauh Mantan Kadiv Humas Polri ini mengatakan, Penyatuan dua organisasi DPP KKK telah berjalan selama 10 tahun, dan sekarang ini merupakan hasil kerja sama semua Tou Kawanua, termasuk warga Minahasa yang ada di Sulut.
Jadi, bukan hasil kerja dari seseorang atau beberapa orang semata, tetapi kontribusi dari semua Tou Kawanua yang senantiasa berdoa utk penyatuan DPP KKK, Ujarnya.
Hasil ini, menunjukkan bahwa persatuan dan kesatuan Tou Minahasa di mana saja berada, dan berkegiatan akan semakin menguatkan upaya menjadikan Provinsi Sulut, khususnya Tanah Minahasa dan SDM nya, mampu menyongsong Indonesia Emas, di tahun 2045 yang akan datang.
Mari torang perkuat penyatuan DPP KKK ini, dengan dukungan kepada semua pengurus DPP KKK, yang akan bekerja selama beberapa tahun ke depan, sesuai Visi dan Misi yang akan dirumuskan dalam AD dan ART, serta Grand Strategy DPP KKK ke depan, menuju 2045, Tutupnya.(MGP)





