Kapolres Sorong Dorong Olahraga Biliard Jadi Ruang Positif Anak Muda, Handri Kadir Siap Bantu Atlet Berbakat

Sebelah kiri AKBP Jems Tegai dan sebelah kanan Handri Kadir anggota DPRD Kab.Sorong.

Kabupaten Sorong, Detikgo.com — Olahraga biliar tidak sekadar menjadi ajang adu ketangkasan dan strategi, tetapi juga diharapkan menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus sarana mengarahkan aktivitas pemuda ke kegiatan yang positif.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Sorong dalam kegiatan turnamen biliar yang berlangsung di Gedung Paradise Billiard, Unit 1 Aimas, Kabupaten Sorong, Jumat (9/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Kapolres mengungkapkan bahwa pihaknya turut memberikan dukungan kepada para pemain yang dinilai memiliki kemampuan terbaik. Meski dukungan yang diberikan belum dalam jumlah besar, ia berharap hal tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pemain untuk terus mengembangkan bakatnya.

“Dalam kegiatan ini kami juga sedikit memberikan support dan dukungan kepada setiap pemain yang dianggap terbaik, ungkap Kapolres.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong generasi muda agar menyalurkan energi dan minat mereka melalui aktivitas olahraga yang terarah.

Kapolres menegaskan, turnamen biliar ini diharapkan dapat membantu meredam potensi tindakan kriminalitas di wilayah hukum Polres Sorong dengan menghadirkan ruang kegiatan yang positif bagi masyarakat, khususnya kalangan pemuda.

Handri Haji Kadir Siap Dukung Pemain Berbakat

Dukungan terhadap pengembangan olahraga biliar turut disampaikan anggota DPRD Kabupaten Sorong, Handri Haji Kadir. Ia menyatakan komitmennya untuk mendukung sekaligus membantu mengakomodasi pemain yang memiliki bakat dan potensi di bidang olahraga tersebut.

Menurut Handri, pembinaan atlet perlu dilakukan secara berkelanjutan agar para pemain berbakat tidak hanya berkompetisi di tingkat lokal, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkembang hingga ke tingkat yang lebih tinggi.

Ke depan, pihaknya berencana berkoordinasi dengan pengurus besar Persatuan Olahraga Biliar Indonesia guna membuka peluang pembinaan bagi pemuda dan pemain biliar asal Kabupaten Sorong.

“Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” ujarnya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam mendukung perkembangan olahraga biliar.

Ia berharap turnamen seperti ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi dapat menjadi langkah awal dalam membangun pembinaan atlet yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Dari Aimas Menuju Panggung Nasional dan Internasional

Handri juga menyoroti peluang olahraga biliar sebagai cabang olahraga prestasi yang dapat membuka jalan bagi atlet daerah untuk tampil dalam kompetisi yang lebih luas.

Ia berharap, melalui dukungan pemerintah daerah, pemangku kepentingan, komunitas olahraga, serta masyarakat, pemain-pemain berbakat dari Papua Barat Daya, khususnya Kabupaten Sorong, dapat memperoleh kesempatan untuk mengikuti kejuaraan tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

“Impian saya, suatu saat nanti anak-anak terbaik di Papua Barat Daya , khususnya Kabupaten Sorong, bisa berlaga di kancah dunia,” tutup Handri.

Turnamen biliar tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan masyarakat dalam menciptakan ruang pembinaan generasi muda.

Lebih dari sekadar pertandingan, kegiatan ini membawa harapan agar bakat anak muda Kabupaten Sorong dapat berkembang menjadi prestasi, sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan masyarakat yang lebih aman dan produktif.(Dip)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *