SANGIHE, detikgo.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam hal ini Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Sangihe melakukan pendampingan dan pelatihan dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia di bidang kepariwisataan di Kabupaten Sangihe.
Peran Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) sangat penting dalam pengembangan kepariwisataan daerah Kabupaten Sangihe, sehingga Dinas Pariwisata Kabupaten Sangihe mengadakan Pelatihan Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Bidang Pariwisata yang diikuti oleh utusan dari 4 (empat) Kampung Wisata yang ada di Kabupaten Sangihe, yaitu Kampung Talengen, Kampung Tariang Baru, Kampung Kuma, dan Kampung Rendingan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Pasar Talengen, Kecamatan Tabukan Tengah. Selasa (27/02/2024).

Kegiatan pelatihan ini dibuka langsung oleh Dr. Femmy Montang, SE., Ak., M.Acc., Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sangihe, sekaligus berperan sebagai pembawa materi pelatihan.
Dalam sambutannya Femmy mengatakan bahwa pentingnya SDM (Sumber Daya Manusia) di sektor pariwisata adalah sumber daya yang sangat penting dalam pengembangan potensi wisata yang ada di daerah Kabupaten Sangihe.

“Kegiatan ini adalah lanjutan dari kegiatan yang dilaksanakan di Tahuna Beach Hotel beberapa waktu lalu dengan jenis kegiatan berupa pelatihan pengembangan wisata dan pengenalan jasa paket tour yang di ikuti oleh pelaku-pelaku wisata yang ada di Kabupaten Sangihe, yang bertujuan untuk memasarkan tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Sangihe,” ungkap Femmy Montang.
Keberadaan destinasi wisata di Kabupaten Sangihe perlu adanya upgrade pengetahuan bagi pelaku usaha dan tenaga kerja di bidang pariwisata serta mempunyai kemampuan manajemen untuk pelaku wisata yang ada di kampung-kampung wisata agar dapat memaksimalkan pengenalan potensi dan pemasaran wisata ke luar daerah.
“Kegiatan ini sangat penting untuk menciptakan tenaga-tenaga terampil yang mampu menyiapkan destinasi wisata yang ada di desa dan mempunyai kemampuan untuk berhadapan dengan wisatawan dari dalam negeri maupun luar negeri, serta mampu memperkenalkan wisata desanya kepada wisatawan tersebut sehingga wisatawan mendapat pengetahuan tentang wilayah yang dikunjunginya serta betah untuk berlama-lama tinggal di wilayah yang dikunjunginya,” tutur Kadis Pariwisata Femmy Montang.
Kadis Pariwisata juga mengingatkan bahwa kita harus mempersiapkan dengan baik tempat wisata agar wisatawan mendapat kesan yang baik. Menurut Kadis Pariwisata jangan kita gencar mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kabupaten ini pada akhirnya kita belum siap melayani wisatawan yang akan berkunjung.
“Untuk itu mengapa pelatihan ini sangat penting?, karena menciptakan tenaga terampil serta tenaga-tenaga yang siap menghadapi kunjungan wisatawan ke desa wisata itu,” jelas Femmy.
Femmy juga memberikan materi dalam pelatihan ini mengatakan, bahwa Sapta Pesona adalah konsep sadar wisata dengan dukungan peran serta masyarakat sebagai tuan rumah destinasi dalam upaya menciptakan lingkungan dan suasana kondusif. Penerapan konsep sapta pesona ini mampu mendorong tumbuh dan berkembangnya industri pariwisata yang ada di daerah kita.
Dalam pelatihan ini juga dibahas topik tentang pengembangan wisata melalui brand wisata agar bisa dikenal luas melalui promosi. Brand manajemen destinasi wisata berperan untuk menciptakan merek dengan value yang baik yang diharapkan dapat berkelanjutan sehingga destinasi ini dapat menunjukan citra dan reputasi dengan memenuhi trust kepada wisatawan. Dengan begitu, brand destination bukan hanya sebuah identitas atau merek saja, tapi mampu melingkupi seluruh upaya pemerintah bersama stakeholder untuk mengembangkan dan mengkomunikasikan potensi dan nilai suatu daerah kepada khalayak. Kemudian ada juga materi yang tidak kalah menarik dibahas yaitu pariwisata berkelanjutan yang merupakan pengembangan konsep berwisata yang dapat dapat memberikan dampak jangka panjang. Baik itu terhadap lingkungan, sosial, budaya, serta ekonomi untuk masa kini dan masa depan bagi seluruh masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung.
Dalam kegiatan ini turut hadir juga beberapa pemberi materi dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sangihe yaitu, Tresye Kansil, SH., Meilani Tamalawe, SH., Delas Marasut, S.Pi., Arthur Samalam, S.ST., Novita Manua, Amd., serta Kapitalaung Kampung Talengen, Kapitalaung Kampung Tariang Baru.
(BENSA)





