MINAHASA (DETIKGO.COM) – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan 1.179 Satuan Produksi Pangan Gizi (SPPG) serta 18 Gudang Ketahanan Pangan milik Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Jumat (13/2/2026). Peresmian yang dipusatkan di Jakarta itu diikuti secara virtual oleh jajaran daerah, termasuk Kodim 1302/Minahasa dari Tondano, Sulawesi Utara.
Di Kabupaten Minahasa, kegiatan video conference (vicon) berlangsung di Gudang SPPG Polres Minahasa, Kompleks Stadion Maesa, Tondano Utara. Kodim 1302/Minahasa diwakili Pasi Ops Kapten Inf Maikel Rawung mewakili Dandim Letkol Inf Bonaventura Ageng F. S. Turut hadir Kapolres Minahasa AKBP Steven J. Simbar, SIK, jajaran pejabat Polres, mewalili Bupati Minahasa Robby Dondokambey Kadis Pangan Kab Minahasa Maya Kainde, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Minahasa.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan bangsa tidak semata-mata bertumpu pada alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang sehat dan terbebas dari persoalan gizi.
“Bangsa yang kuat adalah bangsa yang rakyatnya sehat. Ketahanan nasional harus dibangun dari ketahanan pangan dan kecukupan gizi masyarakat,” tegas Presiden.
Ia juga mengapresiasi peran aktif Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, keterlibatan institusi kepolisian dalam pembangunan SPPG dan gudang pangan menunjukkan sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.
Langkah Strategis Bangun Sistem Pangan Mandiri
Sebanyak 1.179 SPPG yang diresmikan di berbagai wilayah Indonesia diharapkan menjadi pusat produksi dan distribusi pangan bergizi. Fasilitas ini akan menyasar anak-anak, anggota Polri beserta keluarga, serta masyarakat umum di sekitar wilayah operasional.
Sementara itu, 18 gudang ketahanan pangan yang turut diresmikan berfungsi sebagai pusat penyimpanan dan pengendalian stok bahan pangan. Keberadaan gudang tersebut dinilai krusial untuk menjaga stabilitas pasokan dan distribusi, terutama saat terjadi bencana alam, krisis pangan, atau kondisi darurat lainnya.
Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, dalam laporannya secara virtual menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung agenda strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan dan peningkatan kualitas gizi nasional.
Dukung Visi Indonesia Emas 2045
Rangkaian kegiatan peresmian diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, doa pembukaan, serta laporan Kapolri. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan groundbreaking secara simbolis oleh Presiden, serta sesi dokumentasi bersama.
Kegiatan vicon di Minahasa berlangsung hingga pukul 12.35 WITA dalam suasana tertib dan khidmat.
Presiden Prabowo berharap program SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri dapat berjalan optimal, berkelanjutan, serta menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 — Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan sejahtera melalui penguatan ketahanan pangan dan kualitas sumber daya manusia. (Red)







