Waketum DPP Hanura Djafar Badjeber :Terlalu Sering Partai Hanura Di Khianati, Sudah Saatnya Kader Hanura Ditampilkan Dalam Pilkada

JAKARTA (detikgo.com) Sejarah Panjang perjalanan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) sejak di bentuk tahun 2006, Partai Hanura telah banyak memberikan rekomendasi dan dukungan politik kepada setiap pasangan calon Kepala Daerah, Se Indonesia dan Hampir Semua berhasil dan menang dalam Pilkada, dan lebih miris lupa pada komitmen awal kepada Partai Hanura.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Bid Idiologi dan Politik DPP Partai Hanura H Djafar Badjeber MS,i  saat di wawancarai redaksi Detikgo by telpon. Kamis, 6 April 2023.

Bacaan Lainnya

Terkait Dukungan politik lewat rekomendasi Partai Hanura kepada Pasangan Calon Kepala Daerah, atas usul DPD dan DPC Partai Hanura seluruh Indonesia ke DPP Hanura, dengan mengikuti mekanisme tim Pilkada yang dibentuk ke depan sudah harus punya aturan main yang berbeda dengan yang kemarin, Minimal tiap Paslon Pilkada yang mendapatkan rekom dari Partai Hanura harus memenuhi komitmen bersama untuk partai Hanura ke depanya, Tegasnya.

Paling tidak sudah 6 kali putaran Pilkada dimana Partai Hanura telah mendukung dan memperjuangkan calon Kepala Daerah yang sebagian besar terpilih menjadi Kepala Daerah.

Sebelum dapat rekom bicara dan janji-janji selangit. Bahkan ada yang buat komitmen ini dan itu. Tetapi semua itu bualan belaka. Partai Hanura kadang bernasib seperti menolong Ibarat Kata ” Anjing kejepit”, Tuturnya.

Yang mana para kandidat Kepala Daerah yang telah berhasil ingkar janji, ekstrimnya khianat.
Mulut manis yang pernah dia ucapkan hilang, tak berkesan dan tanpa jejak.
Boro-boro berkontribusi dalam kegiatan Partai Hanura di Daerah itu, malah ditemui-pun susahnya minta ampun Sesal Politisi gaek Nasional ini.

Lebih sadis lagi, sesudah dia terpilih jadi Kepala Daerah, dia di lamar oleh Partai yang tidak mendukungnya saat Pilkada. Masuklah dia di Partai itu, menjadi Ketua. Sebagai Kepala Daerah tentu partai yang dinahkodainya makin eksis.

Setelah dia terpilih sebagai Ketua partai, maka dia mulai lupakan dan kerdilkan partai-partai pengusungnya saat Pilkada. Lebih ekstrim lagi bahkan dia “kerjai” alias dimarjinalkan.

Ternyata cerita tipikal manusia seperti itu memang ada. Yang penting sudah selamat dan sukses. Target nya sudah tercapai.

Manusia seperti ini memang ada meskipun masih ada manusia yang punya budi pekerti.
Tentu manusia seperti ini bertolah belakang dengan Ruh , Semangat dan Slogan Partai Hanura, yaitu “HANURA Takkan Khianat’.

Ke depan, jangan lagi Partai Hanura kecolongan merekomendasikan Siapa pun Calon Kepala Daerah, setidaknya ada Kader juga yang di dorong untuk Maju Dan jangan dipersulit, agar Ke Depan Hanura banyak memiliki Kepala Daerah Sendiri dan akan membesarkan Partai Hanura ke depan, Ucap Mantan Anggot MPR RI.(Redaksi)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *