PPM-M Polimdo Luncurkan Gazebo Kuliner: Inovasi Bisnis dan Pembelajaran Mahasiswa D3 Pariwisata-Perhotelan

  • Whatsapp

MANADO, detikgo.com – Program Pengabdian Pada Masyarakat-Mahasiswa (PPM-M) yang digelar oleh Politeknik Negeri Manado (Polimdo) telah berhasil menciptakan sebuah unit bisnis kuliner berupa Gazebo. Program ini merupakan kompetisi antar dosen dalam lingkup Program Studi masing-masing, yang melibatkan mahasiswa sebagai pelaksana dan dosen sebagai koordinator program dan pengawas.

Gazebo Kuliner yang dibangun di area Gedung Kuliah Terpadu ini merupakan hasil kerja keras mahasiswa D3 Pariwisata-Perhotelan. Selain membangun Gazebo, mahasiswa yang didampingi oleh dosen D3 Pariwisata-Perhotelan juga memberikan pelatihan pembuatan kuliner dan pengemasannya serta peningkatan kapasitas pengelolaan Bumdes di Desa Darunu dan Kulu pada 15 September 2023 lalu.

Bacaan Lainnya

Bangunan Gazebo – Hasil PPM-M Politeknik Negeri Manado 2023.

Menurut Ketua Jurusan Pariwisata DR. Bernadain Dainty Polii, Gazebo Kuliner hasil penelitian Tugas Akhir mahasiswa D3 dan D4 Perhotelan yang diaplikasikan dalam bentuk rancang bangun ini berfungsi sebagai pusat penjualan kuliner. “Kuliner yang dijual di sini unik dan berbeda dari yang biasanya karena merupakan hasil riset” jelasnya.

Senada, Koordinator Program PPM-M Tahun 2023, Dimas E Permana, STr.Par.,M.Par., mengatakan bahwa pengelolaan kuliner yang nantinya dijalankan oleh mahasiswa ini akan diawasi oleh dosen spesialis service dan produk. Semua kegiatan ini telah terintegrasi dalam struktur pembelajaran Teaching Factory, sehingga mahasiswa dapat merasakan langsung pengelolaan bisnis sambil belajar.

Mahasiswa Politeknik Negeri Manado saat Memberikan Pelatihan di Desa Binaan.

Direktur Polimdo Dra. Maryke Alelo, MBA., merasa senang dan memberikan apresiasi atas hasil PPM-M D3 Pariwisata Tahun 2023. Beliau berharap produk-produk yang dihasilkan mahasiswa dapat dijaga dan dikembangkan sebagai produk yang berguna dan memiliki nilai tambah baik dari sisi bisnis dan proses pembelajaran melalui Bisnis Teaching Factory. Beliau juga menekankan pentingnya merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka waktu lama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *